Thanks to Scholarship STIE Mandala

STIE Mandala Jember

 

Disaat mimpi tak sejalan dengan kenyataan, tidak jarang hati menjadi kelam tidak karuan, meski usaha dan do’a telah dilakukan, semua itu seakan seperti angin yang berlalu lalang tiada memberi harapan. Bukan tentang darimana kita berada dan siapa keluarga kita, karena membuat mimpi menjadi nyata hanya butuh semangat usaha dan doa, saat semua itu telah berpadu, dinginnya malam dan panasnya terik matahari bukanlah hal yang berarti. Terimakasih untuk semua yang telah memberi kesempatan dan menuntun saya hingga sekarang ini, tanpa kalian saya bukanlah siapa-siapa.
Meski sudah enam tahun lamanya, kenangan itu tidak akan pernah terlupa, disaat orang-orang disekitar berkata untuk apa kita sekolah dan berpendidikan tinggi, jika nantinya hanya bekerja diladang juga. Pemikiran yang terkadang saya sendiri tidak bisa menyalahkan karena bukti kongkrit tidak bisa terelakkan. Namun tekat yang kuat dengan semangat dan do’a dari para inspirator mengalahkan pemikiran yang hampir membuat harapan saya pupus sia-sia. Meski sudah bertahun-tahun lamanya namun jasa mereka takkan pernah terlupa, masih terekam jelas dalam ingatan saya, diakhir pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2009/2010 Kepala Sekolah memberikan informasi beasiswa untuk melanjutkan Pendidikan di Perguruan Tinggi Swasta dikota Jember, sebut saja Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala, yang pada saat itu beasiswa yang ditawarkan bukan hanya satu, melainkan berbagai jenis seperti Beasiswa Keluarga Alumni /Mahasiswa, Beasiswa Prestasi, Peningkatan Prestasi Akademik, Bantuan Belajar Mahasiswa, hingga beasiswa yang menjadi promadona bagi calon Mahasiswa dari lulusan SMK/SMA, sebut saja Master Of Undestanding Scholarships. Beasiswa ini menjadi rebutan dan incaran jika dibanding dengan beasiswa yang lain, sebab didalamnya dia menawarkanFREE biaya pendidikan Diploma Tiga (D3) dan  Strata 1 (S1) sampai lulus enam semester untuk diploma dan delapan semester untuk Sarjana, Sungguh menakjubkan bukan…. !!! ditengah mahalnya pendidikan di Indonesia namun STIE Mandala dengan pihak Yayasan memberikan apresiasi yang tinggi bagi Lulusan SMK/SMA  berprestasi di Negeri ini.
Sebuah berita dan informasi yang sangat menarik dan patut dicoba ternyata tidak  mampu menggugah hati teman-teman untuk sekedar mencoba melamar beasiswa, hal ini terbukti dengan hanya adanya empat pendaftar calon penerima beasiswa dari jumlah sekitar 60 siswa disekolah*,  entah kenapa dan apa sebabnya tiada yang tahu, namun bagi saya setiap kesempatan emas wajib dicoba, sebab hal itu belum tentu akan datang untuk kedua kalinya. *Red. “SMK Plus AL MUJAHIDI Gumukmas”
Semangat dan dorongan dari sekolah membuat saya semakin termotivasi dan terinspirasi untuk bisa menjadi orang yang berguna dan mampu mengubah mimpi menjadi nyata, namun siapa sangka dan tiada diduga jika ternyata kedua orangtua masih mempunyai pemikiran yang sama dengan masyarakat pada umunya dipinggiran kota, prinsip dan kegigihan mereka yang melarang mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi tak hanya membuat saya kecewa, namun juga membuat niat yang kokok dan semangat yang membara seakan hancur entah kemana.
Bukan hal yang mudah untuk bisa mengubah pemikiran yang tertanam didalamnya, perlu bukti kongkrit untuk bisa melebur pemkiran tersebut dimata masyarakat sekitar kita, terlebih kita harus mengahadapi kedua orangtua yang harus kita segani dan wajib dihormati, entah karena mereka yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal ditambah ketiga saudaraku yang hanya lulusan Sekolah Dasar, sehingga orantua melarang saya melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi.
Hari demi hari telah dilaui, batas pendaftaran beasiswa juga kini seakan menghampiri, namun sangat disayangkan jika restu dari orangtua tak kunjung didapatkan, perasaan bingung, kesal, jengkel, dan rasa hormat seakan melebur jadi satu tatkala itu, kesempatan emas yang jarang ditemui seakan berlalu seperti air yang mengalir, sangat disayangkan jika nantinya saya tidak dapat mencoba untuk bersaing mendapatkan beasiswa.
Allah memang adil dengan setiap usaha hambanya, hingga akhirnya orang tua memberi restu untuk mendaftar beasiswa setelah dipanggil kepala sekolah sehari sebelum berakhirnya pendaftaran beasiswa.

Bersambung ….. !!!

Iklan

Tinggalkan komentar anda . . . . . !!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s